Peran Support di Mobile Legends: Penting Tapi Jarang Dihargai - Halo Sobat Science year, kalau kamu pernah memilih role support lalu mendengar kalimat seperti “ngapain pick support?” atau “support mah gampang”, kamu sudah merasakan satu realitas pahit di Mobile Legends: peran support sering dianggap sekunder, bahkan tidak penting.
Ironisnya, banyak tim kalah bukan karena kurang damage, tapi karena tidak ada yang benar-benar menjalankan fungsi support dengan benar. Artikel ini bukan untuk mengeluh, melainkan membongkar kenapa support begitu krusial—dan kenapa perannya sering disalahpahami.
1. Kesalahpahaman Dasar: Support = Penyembuh
Banyak pemain mengira support hanya soal heal dan buff. Ini asumsi sempit yang membuat peran support direduksi menjadi “penambal kesalahan tim”.
Padahal, fungsi utama support adalah menciptakan kondisi ideal agar core bisa bekerja. Itu bisa lewat vision, zoning, crowd control, hingga mengganggu tempo lawan. Heal hanyalah salah satu alat, bukan identitas utama.
Ketika support hanya fokus menyembuhkan tanpa membaca situasi, ia kehilangan pengaruh strategisnya.
2. Support sebagai Pengatur Tempo yang Tidak Terlihat
Support jarang mendapat kill, jarang dapat MVP, dan sering tidak terlihat di statistik. Tapi justru di situlah kekuatannya.
Rotasi awal, penjagaan core saat farming, membuka map, dan menentukan kapan war seharusnya terjadi—semua ini sering berada di tangan support. Ketika support gagal, tim terasa “gelap”, ragu-ragu, dan mudah dipatahkan.
Masalahnya, keberhasilan support sering baru disadari ketika ia tidak ada.
3. Salah Kaprah Tentang “Skill” Support
Ada anggapan bahwa support cocok untuk pemain yang “kurang jago mekanik”. Ini keliru. Support memang tidak selalu membutuhkan refleks secepat assassin, tapi ia menuntut kesadaran makro yang tinggi.
Support harus membaca map, memprediksi pergerakan lawan, dan mengambil keputusan preventif. Kesalahan kecil dari support—salah posisi, terlambat cover—sering berdampak besar, meski tidak tercatat sebagai death.
Di sini terlihat jelas: skill bukan hanya soal tangan, tapi juga kepala.
4. Ketergantungan Tim yang Sering Tidak Disadari
Banyak core merasa menang karena performa pribadi. Jarang yang menyadari bahwa ruang gerak mereka diciptakan oleh support: vision yang aman, body block, dan timing backup.
Ironisnya, saat kalah, support sering jadi kambing hitam. Ia dituduh tidak membantu, padahal mungkin tim bermain terlalu agresif tanpa mempertimbangkan posisi support.
Ini menunjukkan satu hal penting: ketergantungan tidak selalu diakui secara sadar.
5. Meta Modern dan Beban Tambahan Support
Dalam meta yang serba cepat dan penuh burst damage, peran support semakin berat. Support tidak hanya harus menjaga, tetapi juga cepat beradaptasi: kapan bermain defensif, kapan agresif, kapan sacrifice.
Banyak support terjebak mindset lama—menunggu di belakang—padahal meta menuntut kehadiran aktif. Tanpa adaptasi ini, support terasa “tidak berguna”, padahal masalahnya ada pada cara bermain, bukan pada role-nya.
6. Masalah Penghargaan dan Motivasi
Karena kontribusinya tidak selalu terlihat, support sering kekurangan validasi. Ini berdampak pada motivasi pemain support, yang merasa usahanya sia-sia.
Sistem penilaian yang lebih menonjolkan kill dan damage memperparah situasi. Akibatnya, sedikit pemain yang benar-benar mau mendalami role ini, dan kualitas support di ranked pun tidak merata.
Ini bukan sekadar masalah ego, tapi desain penghargaan yang tidak seimbang.
Kesimpulan
Peran support di Mobile Legends bukan pelengkap, melainkan pengungkit. Ia tidak mencetak sorotan, tetapi menentukan arah permainan. Ironisnya, justru karena dampaknya tidak kasat mata, support sering diremehkan dan disalahkan.
Mungkin sudah saatnya kita mengubah cara pandang. Bukan dengan memuja support secara berlebihan, tetapi dengan memahami bahwa kemenangan tim jarang lahir dari satu hero bersinar, melainkan dari struktur yang bekerja dengan baik.
Jadi, lain kali kamu melihat support di timmu, pertanyaannya bukan “kenapa damage-nya kecil?”, tetapi:
“apakah ia diberi ruang untuk menjalankan fungsinya?”
Karena dalam Mobile Legends, yang paling sering menentukan hasil bukan yang paling terlihat—melainkan yang paling konsisten menjaga fondasi permainan.
